Senin/ 16 Februari 2026/ Berita
GUNUNGSITOLI, pa-gunungsitoli.go.id – Ketua Pengadilan Agama Gunungsitoli Bapak Dr. H. Lanka Asmar, S.H.I., menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat TPQ/TPA se-Kota Gunungsitoli yang diadakan di Taman Ya’ahowu Kota Gunungsitoli. Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat TPQ/TPA se-Kota Gunungsitoli oleh Tim Peduli Ummat Ummati Tahun 2026 berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendorong pembinaan generasi muda yang berakhlak dan cinta Al-Qur’an melalui ajang kompetisi yang edukatif dan religius.
GUNUNGSITOLI, pa-gunungsitoli.go.id – Ketua Pengadilan Agama Gunungsitoli Bapak Dr. H. Lanka Asmar, S.H.I., menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat TPQ/TPA se-Kota Gunungsitoli yang diadakan di Taman Ya’ahowu Kota Gunungsitoli. Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat TPQ/TPA se-Kota Gunungsitoli oleh Tim Peduli Ummat Ummati Tahun 2026 berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendorong pembinaan generasi muda yang berakhlak dan cinta Al-Qur’an melalui ajang kompetisi yang edukatif dan religius.
Acara pembukaan dihadiri oleh perwakilan Wali Kota Gunungsitoli, Wakil Ketua DPRD Kota Gunungsitoli, pimpinan Muhammadiyah Kota Gunungsitoli, perwakilan Polres Nias, perwakilan Kompi 4 Batalyon C Satuan Brimob Polda Sumatera Utara Kepulauan Nias, perwakilan Dandim Nias, perwakilan Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Nias, serta organisasi kepemudaan (OKP) Islam se-Kota Gunungsitoli. Kehadiran berbagai unsur pemerintah dan tokoh masyarakat menunjukkan dukungan kuat terhadap pengembangan pendidikan keagamaan sejak usia dini.
Dalam sambutannya, perwakilan Wali Kota Gunungsitoli menyampaikan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga sarana membentuk karakter generasi muda yang beriman, berakhlak, dan berdaya saing. Ia menekankan pentingnya menumbuhkan rasa cinta Al-Qur’an sejak dini agar nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat menjadi pedoman hidup. “Melalui kegiatan ini, kita berharap anak-anak TPQ dan TPA dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter, sehingga mampu menjadi bagian dari Generasi Muda Indonesia Emas,” ujarnya. Pembukaan MTQ ditandai dengan rangkaian seremoni dan doa bersama, dilanjutkan dengan dimulainya cabang perlombaan. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya melahirkan qari dan qariah terbaik, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat peran lembaga pendidikan Al-Qur’an dalam membangun masyarakat yang religius dan harmonis.
By. NS (Jurdilaga Gusti)